Thursday, July 12, 2012

Lorenzo Takan Berpindah Hati Dari Yamaha

Keinginan Yamaha agar Jorge Lorenzo tetap menunggang motor YZR-M1 setelah musim 2012 ini tampaknya bakal terwujud. Pasalnya, pebalap Spanyol itu merasa bahagia, dan memberikan indikasi yang kuat bakal menghabiskan kariernya bersama pabrik Jepang tersebut.
jorge lorenzo
Bos Yamaha, Lin Jarvis, pernah mengatakan kepada MCN pada akhir musim 2011, bahwa kontrak baru kepada Lorenzo pada tahun ini merupakan hal yang penting. Sebab, hal itu (kontrak baru) menjadi kunci untuk keberhasilan tim di masa mendatang.
Nah, sebagai langkah awal untuk meyakinkan Lorenzo, Yamaha memberikan motor 1.000 cc yang kompetitif. Dengan demikian, juara dunia 2010 tersebut bisa bertarung untuk memperebutkan gelar juara dunia musim 2012, yang menjadi era perdana MotoGP mesin 1.000 cc.
Tahun 2012 adalah musim yang paling kompetetif  bagi pasar pembalap papan atas di MotoGP. Dimana Jorge Lorenzo dan Casey Stoner memegang peranan sangat besar. Jika salah satu diantaranya menutup peluang (menandatangani kontrak dengan timnya), bisa diprediksi yang lainnya mungkin akan tetap berada di tim yang sama.
Beberapa hari ke belakang, Stoner yang digosipkan bakal mundur dari ajang MotoGP karena alasan keluarga dan juga gaji, membuat tim Honda mulai menyorot Jorge Lorenzo untuk jadi pembalap di tim tersebut. Namun sepertinya harapan itu akan pudar, jika Yamaha mampu memberikan motor yang kompetitif hingga akhir musim 2012.
Apalagi Lorenzo sudah berulangkali menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk meninggalkan Yamaha jika mereka mampu memberikan motor yang kompetitif bagi Lorenzo.
Bahkan saat ditanya tentang mengapa ia tidak ingin juara dunia dengan motor lain, Lorenzo hanya menggelengkan kepala.
“Jika saya harus menjelaskan posisi ideal saya untuk masa depan, adalah mengakhiri karir di Yamaha. Apalagi jika mereka mampu memberikan motor yang kompetitif dan bisa memenangi titel juara dunia. Saya tipe orang yang setia pada siapa saja yang memberikan saya kesempatan pada masa lalu,” papar Lorenzo.
Menyikapi hal itu, Stoner sepertinya sepemikiran dengan Lorenzo. Berkompetisi di MotoGP bukan hanya perkara duit saja, namun juga memiliki motor yang kompetitif. Itu adalah hal terpenting. Tapi membuat motor yang tidak kompetitif jadi sejajar dengan motor kompetitif, itu yang lebih penting lagi.

0 komentar:

Post a Comment